Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Kisah Persahabatan Tokoh Sufi dengan Pendeta

oleh Nizaro Santri En-Ha
Cuaca sejuk musim semi di kota Basrah
masih menyengat. Imam Hasan Al Bashri yang pulangusai solat Subuh itu harus merapatkan kancing jubahnya dan menutupi kepalanya
dengan serban tebal Persia.Mat ahari sedikit melirik dari ufuk timur tapi
belum menebarlka n kehangatan yang bererti untuk mengusir sengatan
sejuk. "Selamat pagi ya Imam," sapa
seseorang tiba-tiba. Imam Hasan menoleh, dilihatnya pendeta Buthros tengah jalan kaki cepat di pagi itu. "Oh,
Tuan Buthros kiranya." Mereka
bersalaman dan berangkula n akrab. "Tadi saya mengetuk rumah Tuan
Imam tapi tak ada jawapan," kata
Pendeta Buthros. "Saya dengar Imam
sakit." "Yah, alhamdulil lah saya sudah sembuh," kata Imam Hasan."Ada
yang diperlukan dari saya?" "Tidak ada, saya hanya rindu saja dengan
Iman." Hendak ke rumah kiranya? ""
Maaf Imam, Insya Allah lain kali saya
mampir, " Pendeta Buthros pemimpin Kristian
Ortodok Basrah itu memang hidup
rukun dengan paraulama Islam zaman
itu.Pendet a Burhros secara kebetulan tinggal di atas rumah Imam Hasan Al
Basri.Seti ap pagi keduanya berdialog dan berbincang tentang banyak hal.Pendet a Buthros kadangkala menanyakan kepada Imam Hasan Al Basri tentang sikap dan pandangan
Islam tentang Kristian, Yesus Kristus,
Maria dan lain sebagainya .Imam Hasan Al Basri selalu menjawbnya
dengan positif.Im am Hasan Al Basri tidak pernah menyudutka n orang apalagi mengutuk dan memaki.Key
akinan orang dihargainy a."Pernah Rasulullah junjungan dan panutan kami ditanya seseorang tentang apa itu
yang disebut perbuatan baik.Lanta s junjungan kami Rasulullah mengutip kata-kata Nabi Isa ibnu Maryam yang
dalam Kristian disebut dengan nama
Yesus Kristus itu.yang disebut dengan
perbuatan baik adalah berbuat
kebaikan untuk orang yang justru
menyakitim u. " "Maha Suci Tuhan," kata Buthros.
Rasulullah selalu menyebut Nabi Isa dengan sebutan saudaraku Isa Ibnu
Maryam. Rasulullah pernah diminta Jibril untuk menunaikan solat di Bethlehem. Dan ketika ditanya ini apa? Jibril menjawab ini adalah tempat
Nbiyullah Isa dilahirkan .Rasululla h dalam perjalanan Isra'dan Mi'rajnya pernah bertemu Nabiyullah Isa dan melakukan dialog. "Maha Suci Tuhan,"
pekik Buthros. Selama mereka berkaitan lebih
daripada lima tahun tak pernah keluar
dari lisan Imam Hasan Al Basri ajakan
untuk masuk Islam.Mesk i tengah membicaara kan hal-hal krusila dan peka, misalnya soal trinitas, Imam
Hasan Al Basri boleh menjelaska nnya tanpa menyakiti hati. Imam Hasan Al
Basri juga cukup menguasai falsafah
sehingga membuat Buthros sangat
mengagumin ya.Pertemu an dan perpisahan antara keduanya selaludiaw ali dan diakhiri dengan senyum dan pelukkan kasih
sayang.BUt hros selalau menceritak an kepada para pengikutny a tentang Imam Hasan Al Bashri.Ia selalu
bercerita tentang pandangan Islam
tentang agama Kristian , Yesus Kristus
dan Maria.Buth ros selalu mengatakan kepada pengikutny a bahawa Islam bukan agama yang
harus dianggap musuh.Isla m dianggap mempunyai pelbagai
persamaan meski juga mempunyai
pelbagai perbezaan. "Kita dan Islam dalam melihat Yesus Kristus memang
ada perbedaan. Islam memandang Yesus Kristus sebagai Nabi dan kita
melihatnya sebagai Tuhan. Di Basrah kehidupan beragama sangat
harmonis.P emeluk Kristian kadangkala secara tidak langsung mendengar ceramah agama Islam yang
diadakan di masjid-mas jid. Kerana adanya dialog, penduduk umat Kristian
tidak turun dan tidak ada masalah
hubungan antara mereka. Namun pada suatu saat, Buthros
mendengar Imam Hasan Al Basri
menderita sakit hingga Imam absen
menjadi Imam sembahyang beberapa hari.Beber apa orang datang menjenguk. Yang terakhir pada pagi itu adalah Butrhros. Melihat
kedatangan BUthros, wajah Imam Hasan Al Basri tiba-tiba cerah. "Tuan
Buthros," teriaknya sambil
mengangkat kedua tangannya menyambut kedatangan Buthros yang mengenakan baju kependetaa nnya berwarna gelap dengan hiasan
salib berwarna kuning.Har i itu memang hari Ahad, hari kebaktian
umat Kristiani. "Anda hendak ke Kanisah,?" "Iya Imam"."Sam paikan salam saya untuk jamaah Tuan.""Aka n saya lakukan.Sa kit apa Imam?""Sak it letih.Alla h seolah memerintah kan saya untuk berehat daripada aktiviti,"
kata Imam Hasan. Namun ketika BUthros akan mencium
pipi Imam Hasan Al Basri, secara tak
sengaja kakinya menendang sebuah
baskom di sisi katil itu.Air pun tumpah
membasahi lantai dan sebahagian
Jubah Buthros. "Air apakah ini Imam?" Tanyanya. Imam Hasan Al Basri tidak
menjawab.T etapi Buthros lantas melihat keatas.Di atap rumah Imam
Hasan masih terlihat menggantun g titik-titi k air yang siap menitis ke bawah. "Itu air dari tingkat atas Imam?""Iya
.""Dari rumah saya?""Iya .""Mengapa Imam tidak pernah bercerita? ""Tidak perlu.""Su dah berapa lama hal ini terjadi?"" Sekitar dua tahum.""Du a tahun? Maafkan saya Imam. " Buthros tercenung. Air ini pasti jatuh dari bilik mandinya yang tepat berada
di atas bilik Imam Hasan Al Bashri.Tap i kenapa Imam diam dan membiarkan
saja kejadian itu berlaku selama dua
tahun?Tiba -tiba ia teringat kata-kata Imam yang mengutip hadis Rasulullah
yang menyatakan bahawa barangsiap a beriman kepada Allah maka ia haruslah memuliakan jiran tetanggany a. Ajaran inilah yang diamalkan Imam Hasan meski terhadap
jirannya yang beragama berbeza. Tiba-tiba Buthros mendekati Imam
Hasan Al Basri. "Aku ingin membuka
baju ini Imam.""Jan gan.""Kena pa Imam melarang?" "Apa alasan Tuan membuka baju Tuan?""Aku ingin memeluk agama Imam .. Aku ingin
menyatu dengan Imam dalam iman
yang sama.Ajari lah aku menjadi muslim. " Imam Hasan lama tak bertindak balas
hingga kemudian matanya sembab
dan basah dengan air mata.
"Saudaraku BUthros," katanya sambil menariknya dalam pelukan yang dalam. Keduanya terisak tangis. "Aku
bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan
aku bersaksi sesungguhn ya Muhammad adalah utusan Allah." Suara itu menggema dari hati yang
dalam.Kata -kata itu menggetark an siapa saja yang mendengar. Malaikat seolah mengikuti kenyataan itu.Awan
yang bergulung berarak di musim semi
seolah bertasbih, menjadi saksil, larut dalam tangisan dua insan yang berhati
lembut itu.Iman tealah menghangat
kan kebekuan dan kedinginan hati di pagi itu, bersamaan dengan suara
genta Kanisah yang berdentang
berkali-ka li. ========== ========== ========== ========== ========== ========== ==== Ditul is oleh Musthafa Helmy, dalam majalah Risalah Nahdlatul Ulama

-TENTANG TASAWUF-

oleh Nizaro Santri En-Ha

Komunitas Ngaji Sak Paran-
Paran May 27 · TENTANG TASAWUF Ternyata masih ada sebagian orang
yang keliru dalam memahami makna
Tasawuf dan Sufi, dengan menukil-
nukil / mengambil pendapat Ulama
yang tidak kompeten dalam
bidangnya, saya tak ingin membahas masalah ini terlalu panjang apalagi
berkomentar terkait pemahaman yang
telah " salah kaprah " terhadap
tasawuf dan sufi .....
Allah SWT, berfirman dalam beberapa
ayatnya : “Dan jiwa serta penyempurnaannya,
maka Allah mengilhamkan kepada
jiwa itu (jalan) kefasikan dan
ketakwaannya, sesungguhnya
beruntunglah orang yang menyucikan
jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang mengotorinya.” (QS.
Asy-Syams: 7-8) ”Sesungguhnya beruntunglah orang-
orang yang membersihkan diri dan dia
mendzikirkan nama Tuhannya lalu dia
shalat.” (QS. Al-A’laa: 14-15) “Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu
dengan merendahkan diri dan rasa
takut, dan tidak mengeraskan suara, di
waktu pagi dan petang, dan janganlah
kamu termasuk orang-orang yang
alpa” (QS. Al-A’raf: 205) “Dan bertqawalah kepada Allah; dan
Allah mengajarimu (memberi ilmu);
dan Allah Maha mengetahui segala
sesuatu” (QS. Al-Baqarah: 282) ”...Sekiranya kalau bukan karena
karunia Allah dan rahmat-Nya, niscaya
tidak ada seorangpun dari kamu yang
bersih (dari perbuatan keji dan
mungkar) selama-lamanya, tetapi Allah
membersihkan siapa saja yang dikehendaki…” (QS An-Nuur:21) [38:46] Sesungguhnya Kami telah
mensucikan mereka dengan
(menganugerahkan kepada mereka)
akhlak yang tinggi yaitu selalu
mengingatkan (manusia) kepada
negeri akhirat. [38:47] Dan sesungguhnya mereka
pada sisi Kami benar-benar termasuk
orang-orang pilihan yang paling baik.
(QS Shaad [38]:46-47) Sabda Nabi SaW : “Ihsan adalah hendaknya engkau
menyembah Allah seakan-akan
engkau melihat-Nya, maka apabila
engkau tidak melihat-Nya,
sesungguhnya Dia melihatmu”. (HR.
Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i) Nasihat Imam Syafi'i : ﻭ ﻲﻧﺈﻓ * ﺍﺪﺣﺍﻭ ﺲﻴﻟ ﻦﻜﻓ ﺎﻴﻓﻮﺻ ﻭ ﺎﻬﻴﻘﻓ
ﺢﺼــــﻧﺃ ﻙﺎـــﻳﺇ ﻪﻠﻟﺍ ﻖـــﺣ
ﺍﺬﻫﻭ * ﻰﻘﺗ ﻪﺒــﻠـﻗ ﻕﺬـــﻳ ﻢﻟ ﺱﺎﻗ ﻚﻟﺍﺬﻓ
ﺢﻠﺼﻳ ﻞﻬﺠﻟﺍﻭﺫ ﻒﻴﻛ ﻝﻮﻬﺟ Berusahalah engkau menjadi seorang
yang mempelajari ilmu fiqih dan juga
menjalani tasawuf, dan janganlah kau
hanya mengambil salah satunya.
Sesungguhnya demi Allah saya benar-
benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang yang hanya
mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mau
menjalani tasawuf, maka hatinya tidak
dapat merasakan kelezatan takwa.
Sedangkan orang yang hanya
menjalani tasawuf tapi tidak mau mempelajari ilmu fiqih, maka
bagaimana bisa dia menjadi baik?
[Diwan Al-Imam Asy-Syafi'i, hal. 47] Imam Nawawi Rahimahullah berkata : ﻲﻓ ﻪﻠﻟﺍ ﻯﻮﻘﺗ :ﺔﺴﻤﺧ ﻑﻮﺼﺘﻟﺍ ﻖﻳﺮﻃ ﻝﻮﺻﺃ
ﻝﺍﻮﻗﻷﺍ ﻲﻓ ﺔﻨﺴﻟﺍ ﻉﺎﺒﺗﺍ .ﺔﻴﻧﻼﻌﻟﺍﻭ ﺮﺴﻟﺍ
ﻝﺎﺒﻗِﻹﺍ ﻲﻓ ﻖﻠﺨﻟﺍ ﻦﻋ ﺽﺍﺮﻋِﻹﺍ .ﻝﺎﻌﻓﻷﺍﻭ
ﻞﻴﻠﻘﻟﺍ ﻲﻓ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﻋ ﻰﺿﺮﻟﺍ .ﺭﺎﺑﺩِﻹﺍﻭ
ﺀﺍﺮﻀﻟﺍﻭ ﺀﺍﺮﺴﻟﺍ ﻲﻓ ﻪﻠﻟﺍ ﻰﻟِﺇ ﻉﻮﺟﺮﻟﺍ.ﺮﻴﺜﻜﻟﺍﻭ. “ Pokok-pokok metode ajaran
tasawwuf ada lima : Taqwa kepada
Allah di dalam sepi maupun ramai,
mengikuti sunnah di dalam ucapan
dan perbuatan, berpaling dari
makhluk di dalam penghadapan maupun saat mundur, ridha kepada
Allah dari pemberian-Nya baik sedikit
ataupun banyak dan selalu kembali
pada Allah saat suka maupun duka “.
(Risalah Al-Maqoshid fit Tauhid wal
Ibadah wa Ushulut Tasawwuf halaman : 20, Imam Nawawi) Al-Allamah al-Hafidz Ibnu Hajar al-
Haitami berkata : ﻲﻐﺒﻨﻳﻭ : ﺔﻴﻓﻮﺼﻟﺍ ﺓﺩﺎﺴﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺪﻘﺘﻨﺗ ﻥﺃ ﻙﺎﻳﺇ
ﺓﺩﺎﺴﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺩﺎﻘﺘﻧﻻﺍ ﻡﺪﻋ ﻪﻨﻜﻣﺃ ُﺚﻴﺣ ﻥﺎﺴﻧﻺﻟ
ﺎﻨﻴﻠﻋ ﺽﺎﻓﺃﻭ ،ﻢﻬﻓﺭﺎﻌﻤﺑ ﻪﻠﻟﺍ ﺎﻨﻌﻔﻧ ﺔﻴﻓﻮﺼﻟﺍ
،ﻢﻬِّﺻﺍﻮﺧ ﻰﻠﻋ ﺽﺎﻓﺃ ﺎﻣ ﻢﻬﻟ ﺎﻨَّﺘﺒﺤَﻣ ﺔﻄﺳﺍﻮﺑ
ﻎﺑﺍﻮﺴﺑ ﺎﻨﻴﻠﻋ َّﻦَﻣﻭ ،ﻢﻬﻋﺎﺒﺗﺃ ﻚﻠﺳ ﻲﻓ ﺎﻨﻤﻈﻧﻭ
ﻢﻬﻟ ﺪﺟﻭ ﺎﻣ ﻢﻬﻟﺍﻮﺣﺃ ﻢﻬﻟ ﻢِّﻠَﺴُﻳ ْﻥﺃ ،ﻢﻬﻓﺭﺍﻮﻋ ،ﻡﺮﺤﻤﻟﺍ ﺏﺎﻜﺗﺭﺍ ﻦﻋ ﻢﻬﺟِﺮْﺨُﻳ ًﺎﺤﻴﺤﺻ ًﻼﻤﺤﻣ
ﻊﻣ ،ﻢﻬﻴﻠﻋ ﺩﺎﻘﺘﻧﻻﺍ ﻲﻓ ﻎﻟﺎﺑ ﻦﻣ ﺎﻧﺪﻫﺎﺷ ﺪﻗﻭ
ﻪﺘﺒﺗﺮﻣ ﻦﻋ ﻁﺎﻄﺤﻧﻻﺎﺑ ﻪﻠﻟﺍ ﻩﻼﺘﺑﺎﻓ ﺐﻌﺼﺗ ﻉﻮﻧ
ﻢﺛ ،ﻪﺗﺮﻀﺣ ﺭﺍﺮﺳﺃﻭ ﻪﻔﻄﻟ ﺪﺋﺍﻮﻋ ﻪﻨﻋ ﻝﺍﺯﺃﻭ
ﻦﻴﻠﻓﺎﺳ ﻞﻔﺳﺃ ﻰﻟﺇ ﻩَّﺩﺭﻭ ﺔِّﻟﺬﻟﺍﻭ ﻥﺍﻮﻬﻟﺍ ﻪﻗﺍﺫﺃ
ﻦﻣ ﻢﻬﻠﻟﺍ ﻚﺑ ﺫﻮﻌﻨﻓ ،ﺔﻨﺤﻣﻭ ﺔَّﻠﻋ ﻞﻜﺑ ﻩﻼﺘﺑﺍﻭ ،ﺕﺎﻜﻠﻬﻤﻟﺍ ﺮﺗﺍﻮﺒﻟﺍﻭ ﺕﺎﻘِﻫْﺮُﻤﻟﺍ ﻢﺻﺍﻮﻘﻟﺍ ﻩﺬﻫ
،ﻦﻴﺘﻤﻟﺍ ﻱﻮﻘﻟﺍ ﻢﻬﻜﻠﺳ ﻲﻓ ﺎﻨﻤﻈﻨﺗ ﻥﺃ ﻚﻟﺄﺴﻧﻭ
ﻦﻣ ﻥﻮﻜﻧ ﻰﺘﺣ ﻢﻬﻴﻠﻋ َﺖﻨﻨَﻣ ﺎﻤﺑ ﺎﻨﻴﻠﻋ َّﻦﻤَﺗ ﻥﺃﻭ
ﺀﻲﺷ ﻞﻛ ﻰﻠﻋ ﻚﻧﺇ ﻦﻳﺪﻬﺘﺠﻤﻟﺍ ﺔﻤﺋﻷﺍﻭ ﻦﻴﻓﺭﺎﻌﻟﺍ
ﺮﻳﺪﺟ ﺔﺑﺎﺟﻹﺎﺑﻭ ﺮﻳﺪﻗ. “ Berhati-hatilah kamu dari menentang
para ulama shufi. Dan sebaiknya bagi
manusia sebisa mungkin untuk tidak
menentang para ulama shufi, semoga
Allah member manfaat kpeada kita
dengan ma’rifat-ma’rifat mereka dan melimpahkan apa yang Allah
limpahkan kepada orang-orang
khususnya dengan perantara
kecintaan kami pada mereka,
menetapkan kita pada jalan pengikut
mereka dan mencurahkan kita curahan-curahan ilmu ma’rifat mereka.
Hendaknya manusia menyerahkan apa
yang mereka lihat dari keadaan para
ulama shufi dengan kemungkinan-
kemungkinan baik yang dapat
mengeluarkan mereka dari melakukan perbuatan haram.
Kami sungguh telah menyaksikan
orang yang sangat menentang ulama
shufi, mereka para penentang itu
mendapatkan ujian dari Allah dengan
pencabutan derajatnya, dan Allah menghilangkan curahan kelembutan-
Nya dan rahasia-rahasia kehadiran-
Nya. Kemudian Allah menimpakan
para penentang itu dengan kehinaan
dan kerendahan dan mengembalikan
mereka pada derajat terendah. Allah telah menguji mereka dengan semua
penyakit dan cobaan . Maka kami
berlindung kepada-Mu ya Allah dari
hantaman-hantaman yang kami tidak
sanggup menahannya dan dari
tuduhan-tuduhan yang membinasakan. Dan kami memohon
agar Engkau menetapi kami jalan
mereka yang kuat, dan Engkau
anugerahkan kami apa yang telah
Engkau anugerahkan pada mereka
sehingga kami menjadi orang yang mengenal Allah dan imam yang
mujtahid, sesungguhnya Engkau maha
Mampu atas segala sesuatu dan maha
layak untuk mengabulkan
permohonan “. (Al-Fatawa Al-
Haditsiyyah : 113, karya Imam Ibnu Hajar al-Haitami) Al-Imam Al-Hafidz Abu Nu’aim Al-
Ashfihani berkata : ﻪﻠﻟﺎﺑ ﺖﻨﻌﺘﺳﺍ ﺪﻘﻓ ﻚﻘﻴﻓﻮﺗ ﻪﻠﻟﺍ ﻦﺴﺣﺃ ﺪﻌﺑ ﺎﻣﺃ
ﺏﺎﺘﻛ ﻊﻤﺟ ﻦﻣ ﺖﻴﻐﺘﺑﺍ ﺎﻣ ﻰﻟﺍ ﻚﺘﺒﺟﺃﻭ ﻞﺟﻭ ﺰﻋ
ﻢﻬﺜﻳﺩﺎﺣﺃ ﺾﻌﺑﻭ ﺔﻋﺎﻤﺟ ﻲﻣﺎﺳﺃ ﻦﻤﻀﺘﻳ
ﺔﻓﻮﺼﺘﻤﻟﺍ ﻦﻣ ﻦﻴﻘﻘﺤﺘﻤﻟﺍ ﻡﻼﻋﺃ ﻦﻣ ﻢﻬﻣﻼﻛﻭ
ﻥﺮﻗ ﻦﻣ ﻙﺎﺴﻨﻟﺍ ﻦﻣ ﻢﻬﺗﺎﻘﺒﻃ ﺐﻴﺗﺮﺗﻭ ﻢﻬﺘﻤﺋﺃﻭ
ﻦﻤﻣ ﻢﻫﺪﻌﺑ ﻦﻣﻭ ﻢﻬﻴﻌﺑﺎﺗﻭ ﻦﻴﻌﺑﺎﺘﻟﺍﻭ ﺔﺑﺎﺤﺼﻟﺍ ﻝﺍﻮﺣﻷﺍ ﺮﺷﺎﺑﻭ ﻖﺋﺎﻘﺤﻟﺍﻭ ﺔﻟﺩﻷﺍ ﻑﺮﻋ
ﻕﺭﺎﻓﻭ ﻖﺋﺍﺪﺤﻟﺍﻭ ﺽﺎﻳﺮﻟﺍ ﻦﻛﺎﺳﻭ ﻖﺋﺍﺮﻄﻟﺍﻭ
ﻦﻴﻌﻄﻨﺘﻤﻟﺍ ﻦﻣ ﺃﺮﺒﺗﻭ ﻖﺋﻼﻌﻟﺍﻭ ﺽﺭﺍﻮﻌﻟﺍ
ﻦﻴﻓﻮﺴﺘﻤﻟﺍ ﻦﻣ ﻯﻭﺎﻋﺪﻟﺍ ﻞﻫﺃ ﻦﻣﻭ ﻦﻴﻘﻤﻌﺘﻤﻟﺍﻭ
ﻲﻓ ﻢﻬﺑ ﻦﻴﻬﺒﺸﺘﻤﻟﺍ ﻦﻴﻄﺒﺜﺘﻤﻟﺍﻭ ﻰﻟﺎﺴﻜﻟﺍ ﻦﻣﻭ
ﺓﺪﻴﻘﻌﻟﺍ ﻲﻓ ﻢﻬﻟ ﻦﻴﻔﻟﺎﺨﻤﻟﺍﻭ ﻝﺎﻘﻤﻟﺍﻭ ﺱﺎﺒﻠﻟﺍ ﺎﻨﻧﺎﺴﻟ ﻂﺴﺑ ﻦﻣ ﻚﻐﻠﺑ ﺎﻤﻟ ﻚﻟﺫﻭ ﻝﺎﻌﻔﻟﺍﻭ
ﺮﻄﻘﻟﺍ ﻞﻛ ﻲﻓ ﺭﺎﺛﻵﺍﻭ ﻪﻘﻔﻟﺍ ﻞﻫﺃ ﻥﺎﺴﻟﻭ
ﺔﻘﺴﻔﻟﺍ ﻦﻣ ﻢﻬﻴﻟﺇ ﻦﻴﺒﺴﺘﻨﻤﻟﺍ ﻲﻓ ﺭﺎﺼﻣﻷﺍﻭ
ﻞﺣ ﺎﻣ ﺲﻴﻟﻭ ﺭﺎﻔﻜﻟﺍ ﺔﻴﻟﻮﻠﺤﻟﺍﻭ ﺔﻴﺣﺎﺒﻤﻟﺍﻭ ﺭﺎﺠﻔﻟﺍ
ﺔﺒﻘﻨﻣ ﻲﻓ ﺡﺩﺎﻘﺑ ﺭﺎﻜﻧﻹﺍﻭ ﺔﻌﻴﻗﻮﻟﺍ ﻦﻣ ﺔﺑﺬﻜﻟﺎﺑ
ﺭﺍﺮﺑﻷﺍ ﺓﻮﻔﺼﻟﺍ ﺔﺟﺭﺩ ﻦﻣ ﻊﺿﺍﻭﻭ ﺭﺎﻴﺧﻷﺍ ﺓﺭﺮﺒﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﺮﻴﻜﻨﻟﺍﻭ , ﻦﻴﺑﺍﺬﻜﻟﺍ ﻦﻣ ﺓﺀﺍﺮﺒﻟﺍ ﺭﺎﻬﻇﺇ ﻲﻓ ﻞﺑ
ﺔﻌﻓﺭﻭ ﻦﻴﻗﺩﺎﺼﻠﻟ ﺔﻫﺍﺰﻧ ﻦﻴﻠﻃﺎﺒﻟﺍ ﺔﻧﻮﺨﻟﺍ
ﻱﺯﺎﺨﻣ ﻦﻋ ﻒﺸﻜﻧ ﻢﻟ ﻮﻟﻭ ﻦﻴﻘﻘﺤﺘﻤﻠﻟ
ﺎﻬﺘﻧﺎﺑﺇ ﺎﻨﻣﺰﻠﻟ , ﺔﻧﺎﻳﺩ ﻢﻬﻳﻭﺎﺴﻣﻭ ﻦﻴﻠﻄﺒﻤﻟﺍ
ﻲﻓ ﺎﻨﻓﻼﺳﻷ ﺫﺇ , ﺔﻧﺎﻴﺻﻭ ﺔﻴﻤﺣ ﺎﻬﺘﻋﺎﺷﺇﻭ
ﺮﻛﺬﻟﺍﻭ ﺖﻴﺼﻟﺍﻭ ﺭﻮﺸﻨﻤﻟﺍ ﻢﻠﻌﻟﺍ ﻑﻮﺼﺘﻟﺍ ﺭﻮﻬﺸﻤﻟﺍ “ Selanjutnya, semoga Allah
memperbagus taufiqmu, maka
sungguh aku telah memohon
pertolongan kepada Allah Ta’ala dan
menjawabmu atas apa yang engkau
mau dari pengumpulan kitab yang mengandung nama-nama kelompok
dan sebagian hadits dan ucapan
mereka dari ulama hakikat dari orang-
orang ahli tasawwuf, para imam dari
mereka, penertiban tingkatan mereka
dari orang-orang ahli ibadah sejak zaman sahabat, tabi’in dan tabi’it tabi’in
dan setelahnya dari orang yang
memahami dalil dan hakikat.
Menjalankan hal ihwal serta thariqah,
bertempat di taman (ketenangan) dan
meninggalkan ketergantungan. Berlepas dari orang-orang yang
berlebihan dan orang-orang yang
mengaku-ngaku, orang-orang yang
berandai-andai dan dari orang-orang
yang malas yang menyerupai mereka
di dalam pakaian dan ucapan dan bertentangan pada mereka di dalam
aqidah dan perbuatan. Demikian itu
ketika sampai padamu dari pemaparan
lisan kami dan lisan ulama fiqih dan
hadits di setiap daerah dan masa
tentang orang-orang yang menisabatkan diri pada mereka adalah
orang-orang fasiq, fajir, suka mudah
berkata mubah dan halal lagi kufur.
Bukanlah menghalalkan dengan
kedustaan, umpatan dan
pengingkaran dengan celaan di dalam manaqib orang-orang baik pilihan dan
perendahan dari derajat orang-orang
suci lagi baik, akan tetapi di dalam
menampakkan pelepasan diri dari
orang-orang pendusta dan
pengingkaran atas orang-orang pengkhianat, bathil sebagai penyucian
bagi orang-orang jujur dan keluhuran
bagi orang-orang ahli hakikat.
Seandainya kami tidak menyingkap
kehinaan dan keburukan orang-orang
yang mengingkari tasawwuf itu sebagai bagian dari agama, maka kami
pasti akan menjelaskan dan
mengupasnya sebagai penjagaan,
karena salaf kami di dalam ilmu
tasawwuf memiliki ilmu yang sudah
tersebar dan nama yang masyhur “. (Muqoddimah Hilyah Al-Awliya, karya
imam Al-Ashfihani) sesungguhnya mereka yang berbicara
tasawuf dan sufi itu " sesat " dan Bid'ah
Dholalah, maka mereka sama saja
menyesatkan Imam yang telah
membuat pernyataan diatas .......
Wallahu'alam bis showab ...

Percobaan Trigger

Best Rapidshare Search

Microsoft Windows [Version 6.2.9200]
(c) 2012 Microsoft Corporation. All rights reserved.

C:\Users\naufal>CD\

C:\>CD xampp/mysql/bin

C:\xampp\mysql\bin>mysql -u root
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 1
Server version: 5.5.27 MySQL Community Server (GPL)

Copyright (c) 2000, 2011, Oracle and/or its affiliates. All rights reserved.

Oracle is a registered trademark of Oracle Corporation and/or its
affiliates. Other names may be trademarks of their respective
owners.

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement.

mysql> create database cobatransaksi;
Query OK, 1 row affected (0.00 sec)

mysql> use cobatransaksi;
Database changed
mysql> create table barang(
    -> brg_kode int(11) not null,
    -> brg_nama char(30),
    -> brg_satuan char(20),
    -> brg_jml smallint(5),
    -> constraint pk_brg_kode primary key (brg_kode)
    -> );
Query OK, 0 rows affected (0.14 sec)

mysql> create table transaksi(
    -> id int(11) primary key,
    -> kd_brg int(11),
    -> jml smallint(5),
    -> constraint fk_kdbrg foreign key (kd_brg) references barang (brg_kode)
    -> );
Query OK, 0 rows affected (0.07 sec)

mysql> create table stok(
    -> id int(11) primary key,
    -> tgl char(30),
    -> nama char(30),
    -> sisa_stok smallint(5)
    -> );
Query OK, 0 rows affected (0.07 sec)

mysql> show tables;
+-------------------------+
| Tables_in_cobatransaksi |
+-------------------------+
| barang                  |
| stok                    |
| transaksi               |
+-------------------------+
3 rows in set (0.00 sec)
mysql> delimiter $$
mysql> create trigger stock_tgr after insert on transaksi for each row begin
    -> insert into stok (tgl, nama, sisa_stok) values (now(),(select barang.brg_nama
    -> from barang where new.kd_brg=barang.brg_kode),(select barang.brg_jml from barang
    -> where new.kd_brg=barang.brg_kode)-new.jml);
    -> end; $$
Query OK, 0 rows affected (0.28 sec)

mysql> insert into barang (brg_kode,brg_nama,brg_satuan,brg_jml) values (3,'barangxx','inchi',2);
    -> delimiter$$
Query OK, 1 row affected (0.08 sec)

mysql> show tables;
    -> $$
+-------------------------+
| Tables_in_cobatransaksi |
+-------------------------+
| barang                  |
| stok                    |
| transaksi               |
+-------------------------+
3 rows in set (0.06 sec)

mysql> select*from barang;$$
+----------+----------+------------+---------+
| brg_kode | brg_nama | brg_satuan | brg_jml |
+----------+----------+------------+---------+
|        3 | barangxx | inchi      |       2 |
+----------+----------+------------+---------+
1 row in set (0.00 sec)

mysql> insert into transaksi (kd_brg,jml) values (3,1);$$
Query OK, 1 row affected, 1 warning (0.14 sec)

mysql> select*from barang;$$
+----------+----------+------------+---------+
| brg_kode | brg_nama | brg_satuan | brg_jml |
+----------+----------+------------+---------+
|        3 | barangxx | inchi      |       2 |
+----------+----------+------------+---------+
1 row in set (0.00 sec)


mysql> select*from transaksi;$$
+----+--------+------+
| id | kd_brg | jml  |
+----+--------+------+
|  0 |      3 |    1 |
+----+--------+------+
1 row in set (0.00 sec)

mysql> select*from stok;$$
+----+---------------------+----------+-----------+
| id | tgl                 | nama     | sisa_stok |
+----+---------------------+----------+-----------+
|  0 | 2013-06-25 12:41:12 | barangxx |         1 |
+----+---------------------+----------+-----------+
1 row in set (0.00 sec)

mysql>

DELIMITER $$

USE `cobatransaksi`$$

DROP TRIGGER `update_trigger`$$

CREATE

    TRIGGER `update_trigger` AFTER UPDATE ON `suplier`
    FOR EACH ROW BEGIN
    UPDATE barang SET brg_jml=new.jml_brg WHERE brg_kode=new.id_brg;
    END;
$$

DELIMITER ;

mysql>

DELIMITER $$

USE `cobatransaksi`$$

DROP TRIGGER  `trigger_delete`$$

CREATE
       TRIGGER `trigger_delete` AFTER DELETE ON `transaksi`
    FOR EACH ROW BEGIN
    DELETE FROM stok WHERE id=old.id;
    END;
$$

DELIMITER ;

mysql>

USE `cobatransaksi`$$

DROP VIEW IF EXISTS `view_transaksi`$$

CREATE VIEW `view_transaksi` AS
SELECT
  `stok`.`tgl`         AS `tgl`,
  `transaksi`.`kd_brg` AS `kd_brg`,
  `stok`.`nama`        AS `nama`,
  `transaksi`.`jml`    AS `jml`,
  `stok`.`sisa_stok`   AS `sisa_stok`
FROM (`transaksi`
   LEFT JOIN `stok`
     ON ((`transaksi`.`id` = `stok`.`id`)))$$

DELIMITER ;

Dialog Hakikat dan Syariat

Best Rapidshare Search

Oleh : Yongky Pitono
Suatu hari terjadi dialog antara seorang
Mursyid muda
dengan seorang Kyai Sepuh, yang
anaknya telah menjadi
murid dari Sang Mursyid Muda tersebut. Pak Kiai : Nak, saya dengar anak muda
mengajar ilmu
hakekat kepada putra saya.
----
Guru mursyid : Betul pak kiai.
---- Pak Kiai : Tolong jelaskan kepada saya,
sebab putra
saya sekarang bicaranya selalu tentang
hakekat saja.
----
Guru mursyid : Apa yang harus saya jelaskan kepada pak
kiai ?
----
Pak kiai : Ya. Saya sudah kenyang
berguru di banyak
pesantren besar, tapi sampai saat ini saya belum bisa
menyelesaikan ilmu syareat yang saya
pelajari. Coba
anak muda renungkan kembali ajaran
yang disampaikan
kepada putra saya tentang hakehat. Saya sudah berumur
tua saja belum menyelesaikan syareat
yang saya tahu
begitu banyak. Bagaimana mungkin
anda anak muda
bicara tentang hakekat kepada putra saya yang nyatanya
saja lebih tua dari anda. Nanti saja
kalau anak muda
sudah menyelesaikan semua syaerat
lengkap barulah
anak muda bicara tentang hakekat. Itu masih jauh anak
muda. Apa sih sekarang yang anak
muda ketahui
tentang Hakekat itu?
----
Guru mursyid : Betul pak kiai, saya masih muda jauh
lebih muda dari putra pak kiai, apalagi
dibandingkan
umur pak kiai. Rupanya methode yang
kita pelajari jauh
berbeda dan apa yang kita caripun berbeda.
----
Pak kiai: Maksud anak muda? Ajaran
Islam kan
methodenya hanya dua saja, yaitu Al
Quran dan Al Hadist. Yang lain bagi saya hanya
embel-embel.
----
Guru mursyid : Bolehkah saya
bertanya?
---- Pak kiai: Silahkan saja, asal masuk akal.
----
Guru mursyid : Betul. Harus memakai
akal. Islam, sekali
lagi, Islam adalah ilmiah dan masuk
akal, Tidak wajib beragama bagi yang tidak berakal.
Sebagai awalannya,
harus ada keselarasan antara ayat
yang kita telusuri dan
akal sehat. Sudahkah pak kiai
membuktikan surat An Nuur ayat 35?
----
Pak kia i: Belum (pak kiai menjawab
dengan agak ragu)
----
Guru mursyid : Sudahkan pak kiai membuktikan surat Ar
Rahman ayat 17? Rabb yang
memelihara kedua tempat
terbit matahari dan Rabb yang
memelihara kedua tempat
terbenamnya . (QS. 55:17) ----
Pak kiai: Belum. (pak kia menjawab lirih
dan agak
terbata)
----
Guru mursyid : Methode kita yang berbeda. Pak kiai
mencari surga sedangkan saya mencari
Pemilik surga
atau saya sebut"Inna lillahi wa ina lillahi
roji'un"- Asal
(dari) Allah kembali (ke) Allah. Kenapa kata dari dan ke
saya beri tanda kurung, Sebab Tuhan
yang Maha Tinggi
Yang Maha Meliputi, Ada"dimana-
mana". jika saya
memakai kata"dari"dan"ke"menjadikan seolah
Tuhan
Yang Maha Meliputi
menjadi"terikat"dengan di satu arah
dan tempat.
Menurut pak kiai apa yang kekal? ----
Pak kiai : Hanya Allah yang kekal.
----
Guru mursyid : Betul. CiptaanNya tidak
ada yang kekal.
Jadi surgapun tidak kekal. Apakah ini tidak membuat pak
kiai mau berfikir ?
----
Pak kiai terdiam, tidak menjawab.
----
Guru mursyid : Nabi Adam yang lebih mulia dari kita
gagal bersaing dengan iblis dan terusir
dari surga karena
Iblis ternyata lebih licin. Pak kiai siapa
dibanding nabi
Adam ? Nabi terusir dari surga tetapi iblis masih
berada disurga
sampai saat ini. Iblis memohon kepada
Allah agar
diberikan tangguh dan Allah
mengabulkannya. Silahkan pak kiai baca surah Al A'raff
ayat 14-17, Al Hijr
ayat 36-38, Shaad ayat 79-80. Jadi
kalau pak kiai
mencari surga artinya pak kiai akan
kembali dilahirkan kebumi kembali karena masih ingin
melihat sungai-
sungai yang mengalir dibawahnya
gunung-gunung yang
hijau masih mengharapkan bidadari
cantik, pak kiai masih mendambakan nafsu dan belum
melepaskan diri
dari lingkaran kelahiran dan kematian.
Bagaimana mungkin pak kiai mencari
Allah, ujudnya saja
pak kiai tidak tahu karena pak kiai tidak paham
marifatullah, apalagi hakekatNya. Pak
kiai hanya paham
dan"latah"sebatas dongeng yang pak
kiai terima sejak
kanak-kanak dan disimpan serta diyakini sampai
sekarang tanpa diolah, dikaji dan
diselaraskan dengan
nalar yang berkembang sejalan
dengan bertambahnya
ilmu, kecerdasan dan umur. Mudah-mudahan pak kiai paham apa
yang difirmankan
Allah dalam surah Al Waaqi'ah ayat 7
sampai dengan
ayat 10. Saya tidak ingin masuk
golongan kanan dari tiga golongan tersebut, karena saya
tidak ingin kembali
ber"gaul"dengan nafsu rendah lagi
dengan masih
mengharapkan pemuasan nafsu
syahwat di"Surga"bersama bidadari-bidada ri,
bukankah masih
ada satu golongan lain lagi yang lebih
mulia?, yaitu
golongan mereka yang tulus dan
ikhlas, golongan yang menyembah Allah bukan karena
pamrih
mengharap"hadiah"yang
dijanjikanNya.
Betulkah pak kiai sudah berumur
sekitar 75 tahun? ----
Pak kiai tidak menjawab.
----
Guru mursyid : Saya hitung-hitung pak
kiai sudah dapat
bonus sekitar 10 tahun dari rata-rata umur orang
Indonesia yang hanya sekitar 65 tahun
secara statistik.
Bolehkan saya bertanya lagi?
----
Pak kiai :.......... Silahkan??!! ----
Guru mursyid : Saya mengajarkan
kepada ikhsan-ikhsan
tentang syareat dari bawah dan
bersamaan juga
mengajarkan hakekat dari atas kebawah. Jadi bertemu
ditengah-tengah , sehingga mereka
memahami dzat dan
benda, juga hal-hal lain yang
sebenarnya sama yang
dibicarakan dengan bahasa yang berbeda dalam syareat
hingga hakekat. Dan syareat /tarekat
pun menjadi cepat
selesai karena sudah ada keselarasan
pemahaman
tentang apa yang dibicarakan. Sudahkan pak kiai
membuktikan bintang yang
(cahayanya) menembus pada
surat Ath Thaariq :6, bintang pada
langit terdekat pada
surat Ash Shaafaat ayat 6? ----
Pak kiai : .........belum (jawabannya
sudah kehilangan
kepercayaan diri)
----
Betulkkah syareat artinya syarat- syarat? Kalau
diistilahkan seolah memasak didapur
pak kiai di syareat
hanya mengumpulkan informasi
syarat-syaratny a saja
bahwa untuk memasak syaratnya diperlukan adanya
benda-benda seperti kompor atau api,
panci dll.
Lalu tarekatnya, untuk jalannya pak
kiai harus pergi
kepasar, berbelanja, membersihkan dan memotong
bahan-bahan yang akan dimasak,
mengulek bumbu-
bumbuan dll apapun yang perlu
dikerjakan sebagai cara
memasak yang sehat dan benar. Barulah makrifatnya semua bahan
dasar dan bumbu-
bumbu dimasak dan dicampur/
bertemu/bersatu dalam
satu wajan atau panci.
Selesai dimasak barulah pak kiai bisa merasakannya,
mendapatkan hakekatnya"Oh rasanya
sayur asem itu
seperti ini rupanya". Disinilah akal
sementara kita
lepaskan sebagaimana juga malaikat Jibril terpaksa
harus ditinggalkan oleh Nabi,
di"puncak"hakekat hanya
manusia yang madani yang bisa
menyelesaikan hal ini.
Disini, ichsan sudah paham dan mengerti apa yang
diperTuhankan sehingga syahadatnya
syah, bukan
mereka-reka dan mengira-ngira saja
jadi bukan sumpah
palsu seperti selama ini pak kiai ucapkan. Apakah pak
kiai anggap nabi Muhammad tidak bisa
membedakan
kata"bersaksi"dengan"percaya". Nabi
kercerdasannya
tinggi dibandingkan manusia sepert kita ini.
Hari ini dalam usia senja pak kiai belum
menyelesaikan
ilmu syareat yang sangat banyak tidak
ada habisnya dan
menyita waktu. Pak kiai masih sibuk mengumpulkan
syarat-syarat, kapan pak kiai akan
mulai"masak", kapan
pak kiai akan mulai menunaikan
ma'rifat sampai ke
hakekat? Mengapa pak kiai tidak memilih jalan /
methode yang
pendek dan tepat tapi banyak
manfaatnya dan cepat
sampainya? Masih sempatkah pak kiai
membuktikan ayat-ayat yang saya sebutkan tadi
sebelum ajal?
Tanyakan kepada putra pak kiai
pengandaian saya
ini"Apakah seorang kapolres akan
bersedia menerima permintaan seorang pesakitan
koruptor untuk
dipertemukan dengan Kapolres di
tahanan?"Tentunya si
pesakitan hanya akan menjadi bulan-
bulanan"tahanan miskin"yang lain maupun"oknum-
oknum". Apalagi Allah,
Yang Maha Tinggi tentu Beliau tidak
mau menemui
mahluk pesakitan yang belum pernah
menemui dan mengenalNYA sebelumnya, apalagi jika
orang itu gemar
menista orang lain walaupun
pemahamannya sendiri
masih hanya tebak dan terka tanpa
pembuktian. Apa yang akan ditanyakan Allah kepada
mahluk seperti itu?
Tentang"pertemuannya dengan
Allah"? jelas tidak akan
paham. Tentang bukit Tursinanya?
Tentang gua Kahfi atau gua Hiranya? Tentang surga dan
nerakanya?
jawaban yang akan diberikan tentu
monotype dan klise
hanya sekedar"Katanya, yang saya
dengar dari kata dan dongeng anak-anak sejak saya kecil
yang demikian itu
seperti ini dan itu". Semua serba
katanya. Saya tidak
mau tebak dan terka seperti itu, Islam
adalah agama akal dan ilmiah. Ini sudah senja bagi
pak kiai, sambung
Guru mursyid mantap.
Suasana menjadi hening, kaku dan
dingin beberapa saat,
pak kiai tercenung melihat ke lantai. moga bisa diambil manfaatnya

tugas 3 Jarkom


TUGAS III (Non Presentation)
1.      Sebutkan dan jelaskan kategori standart EIA/TIA dalam UTP
2.      Jelaskan dan sebutkan Jenis-jenis kabel BNC 
3.      Jelaskan Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optik
4.      Jelaskan perbedaan dari Ethernet 802.3 cabling standart, fast Ethernet 802.3u cabling standart , Gigabit Ethernet 802.3z (optical) dan Ethernet 802.3ab Electrical cabling standart.
5.      Apa perbedaan Wired lan dengan wireless lan
Jawab
1.    Kategori 1 :
Digunakan untuk sistem telepon, laju bit sangat rendah
sehingga hanya cocok untuk komunikasi voice saja
Kategori 2 :
Cocok untuk komunikasi voice dan data dengan laju bit
sampai dengan 4 MBps
Kategori 3 :
Digunakan untuk komunikasi data dengan laju bit sampai
dengan 10 MBps
Kategori 4 :
Dapat digunakan untuk komunikasi data sampai dengan 16
MBps
Kategori 5 :
Dapat digunakan untuk komunikasi data sampai dengan
100 MBps. Kabel UTP kategori 5 saat ini sering digunakan
dalam membentuk jaringan LAN Ethernet 100BaseTX.
Pemasangan EIA/TIA-568B RJ-45
Untuk kabel straight(standard) dua ujung kabel memiliki urutan yang sama, urutan pemasangan kabel (crimping) adalah:

Ujung 1 standard
Pin 1 Putih-Orange
Pin 2 Orange
Pin 3 Putih-Hijau
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Hijau
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat
Ujung 2 standard
Pin 1 Putih-Orange
Pin 2 Orange
Pin 3 Putih-Hijau
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Hijau
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat

Sedangkan untuk sambungan cross over urutannya pin 1 dan 3 tukar posisi, ping 2 dan 6 tukar posisi, seperti gambar berikut:

Ujung 1 standard
Pin 1 Putih-Orange
Pin 2 Orange
Pin 3 Putih-Hijau
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Hijau
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat
Ujung 2 cross over
Pin 1 Putih-Hijau
Pin 2 Hijau
Pin 3 Orange-Putih
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Orange
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat




Standar Pemasangan EIA/TIA-568A RJ-45
Untuk kabel Straigth kedua ujung memiliki urutan sbb:


Ujung 1
Pin 1 Putih-Hijau
Pin 2 Hijau
Pin 3 Putih-Orange
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Orange
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat
Ujung 2
Pin 1 Putih-Hijau
Pin 2 Hijau
Pin 3 Putih-Orange
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Orange
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat


Untuk Kabel Cross Over urutan sbb :

Ujung 1 Standard
Pin 1 Putih-Hijau
Pin 2 Hijau
Pin 3 Putih-Orange
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Orange
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat
Ujung 2 cross over
Pin 1 Putih-Orange
Pin 2 Orange
Pin 3 Putih- Hijau
Pin 4 Biru
Pin 5 Biru-putih
pin 6 Hijau
pin 7 Putih-Cokelat
pin 8 Cokelat


2.    Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayonet Neil Concelman (BNC). Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektorT, konektor barrel, dan terminator. Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.

BNC RG59
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG59. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC RG6
Connector BNC ini adalah Konector yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Connector ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC to BNC
Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya.

BNC-RCA
Connector BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya

3.      Kabel Coaxial

Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.

Kabel coaxial terdiri dari :
sebuah konduktor tembaga•
lapisan pembungkus dengan sebuah “kawat ground”.•
sebuah lapisan paling luar.•
Penggunaan Kabel Coaxial
Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
- coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
- coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.
Kabel coaxial terkadang juga digunakan untuk topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.

Protokol Ethernet LAN yang dikembangkan menggunakan kabel coaxial:
10Base5 / Kabel “Thicknet” :
adalah sebuah kabel coaxial RG/U-8.•
merupakan kabel “original” Ethernet.•
tidak digunakan lagi untuk LAN modern.•

10Base2 / Kabel “Thinnet”:
adalah sebuah kabel coaxial RG/U-58.•
mempunyai diameter yang lebih kecil dari “Thicknet”.•
menggantikan “Thicknet”.•
tidak direkomendasikan lagi, tetapi masih digunakan pada jaringan LAN yang sangat kecil.•

Unshielded Twisted Pair
Kabel “Unshielded twisted pair” (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil

Kategori UTP
Terdapat 5 kategori (level) untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :
Shielded Twisted Pair

Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.
“Shielded twisted pair” juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel (”twisted pair”).Kabel STP juga digunakan untuk jaringan Data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.

Kabel Fiber Optik

Kabel Fiber Optik adalah teknologi kabel terbaru. Terbuat dari glas optik. Di tengah-tengah kabel terdapat filamen glas, yang disebut “core”, dan di kelilingi lapisan “cladding”, “buffer coating”, material penguat, dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya dengan cara mengkonversi sinyal listrik menjadi gelombang cahaya. Transmitter yang banyak digunakan adalah LED atau Laser.
Kabel Fiber Optik banyak digunakan pada jaringan WAN untuk komunikasi suara dan data. Kendala utama penggunaan kabel fiber optik di LAN adalah perangkat elektroniknya yang masih mahal. Sedangkan harga kabel Fiber Optiknya sendiri sebanding dengan kabel LAN UTP.

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN

Kelebihan coaxial:
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
Kelemahan:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang

Kelebihan twisted pair:
- harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
- mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan:
- jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
- mudah terpengaruh noise (gangguan)
Kelemahan kabel STP
-Attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi.
-Pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi
timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
-Harganya cukup mahal.

Kelebihan fiber optic:
- ukuran kecil dan ringan
- sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
- redaman transmisinya kecil
- bidang frekuensinya lebar
- Kapasitas bandwidth yang besar (gigabit per detik).
- Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 sampai lebih dari 60 kilometer).
- Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.

Kelemahan:
- instalasinya cukup sulit
- tidak fleksibel
- harga relatif mahal
tidak bisa di-tap di tengah
Konektor pada Twister pair

4.       
Ethernet 802.3
Adalah adalah sebuah kumpulan standar IEEE yang mendefinisikan lapisan fisik dan sublapisan media access control dari lapisan data-link dari standar Ethernet berkabel. IEEE 802.3 mayoritas merupakan teknologi Local Area Network (LAN), tapi beberapa di antaranya adalah teknologi Wide Area Network (WAN)
Fast ethernet 802.3u cabling standart
Standar Fast Ethernet 100BaseTX, 100BaseT4, 100BaseFX, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 100 megabit per detik melalui kabel tembaga yang dipilin (twisted pair) dan juga menawarkan fungsi autonegotiation.
Gigabit Ethernet 802.3z optical
Standar Gigabit Ethernet 1000Base-X, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 megabit per detik (1 gigabit per detik) melalui kabel serat optik (fiber-optic).
802.3ab Electrical Cabling Standart
Standar Gigabit Ethernet 1000BaseT, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan 1000 megabit per detik (1 gigabit) melalui kabel tembaga yang dipilin (twisted pair).
5.       
WIRELESS
Wireless merupakan teknologi yang menghubungkan dua piranti untuk bertukar data atau suara tanpa menggunakan media kabel. Kelebihan teknologi ini adalah mengeliminasi penggunaan kabel, yang bisa cukup mengganggu secara estetika, dan juga kerumitan instalasi untuk menghubungkan lebih dari 2 piranti bersamaan. Jaringan wireless biasanya populer untuk pembangunan jaringan rumah, namun wireless bukan satu-satunya cara, baik wireless ataupun wired home memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Wireless, dapat dikonfigurasi melalui 2 cara yakni Ad Hoc yang dapat mengkomunikasikan jaringan peer-to-peer antar-device atau dengan mode Infrasutructure yang meperbolehkan device wireless dapat berkomunikasi dengan titik sentral yang kemudian dapat berkomunikasi dengan wired LAN yang ada di jaringan. Keduanya membutuhkan Network adapter bernama WLAN card.
Mengenai security, pada dasarnya wireless kurang aman disbanding wired LAN karena sinyalnya disiarkan secara bebas dan mudah ditangkap. Namun, dalam prakteknya wireless bisa aman seperti wired LAN, yakni dengan menambah password untuk setting jaringan wireless agar tidak mudah ‘diintip’ oleh tetangga user, atau dengan mempergunakan perlindungan data melalui standar enkripsi seperti Wired Equivalent Privacy (WEP).

WIRED
Wired LAN menggunakan kabel Ethernet dan adapter jaringan. Meskipun dua komputer dapat langsung ditransfer ke satu sama lain menggunakan kabel crossover Ethernet, kabel LAN umumnya juga membutuhkan perangkat pusat seperti hub, switch, atau router untuk mengakomodasi lebih banyak komputer. Untuk koneksi dial-up ke Internet, komputer hosting modem harus dijalankan Internet Connection Sharing atau perangkat lunak serupa untuk berbagi koneksi dengan komputer lain di LAN. Broadband router lebih mudah memungkinkan berbagi modem kabel atau DSL koneksi internet, ditambah mereka sering termasuk dukungan built-in firewall.
Kabel Ethernet harus ada di masing-masing komputer menuju komputer lain atau device sentral. Hal ini yang sering menyebabkan keruwetan karena panjangnya kabel yang dibutuhkan dan perlu pengaturan ruangan agar kabel tertata rapi. Sementara untuk konfigurasinya, jaringan wired maupun wireless tidak jauh berbeda.
Wired LAN menawarkan performansi yang sangat baik. Ethernet pada awalnya hanya mampu menawarkan bandwidth 10Mbps.

Mengenai biaya Wired, untuk Ethernet cables, hubs dan switch cukup murah. Software untuk sharing connection juga murah bahkan gratis. User harus mempersiapkan broadband routers ( opsional), walaupun harganya mahal, karena kemudahan instalasi dan keamanannya. Sedangkan Wireless jauh lebih mahal dari wired, termasuk harga untuk access point-nya.
Wired. Ethernet cables, hub dan switch, juga broadband router bisa dibilang bisa sangat reliable karena update yang makin matang dari manufakturnya. Secara fisik, koneksi kabel tidak dapat terkena interferensi atau gangguan di bandwith yang ada, seperti yang terjadi di jaringan wireless. Sedangkan Wireless LAN memiliki reliabilitas yang kurang dibanding wired LAN, namun dapat tertutupi jika sudah ada penanganan yang baik.

You are here: Home » Agama » Kisah Benar! Secebis Cerita Duka Dari Gangnam Kisah Benar! Secebis Cerita Duka Dari Gangnam

Gambar Hiasan
KISAH BENAR: SECEBIS CERITA DUKA DARI GANGNAM
oleh Mohamad Sidik pada pada 7hb Oktober 2012 pukul 12.14 ptg
Malam tadi setelah keluar dari masjid seusai selesai solat Isyak di masjid berdekatan dengan rumah, saya berjalan kaki seorang diri pergi ke sebuah kedai makan untuk makan malam. Pengunjung di kedai makan yang saya tuju itu agak ramai dan boleh dikatakan hampir kebanyakan meja di kedai tersebut sudah penuh.
Saya memilih untuk duduk di salah sebuah meja di bahagian paling hujung seorang diri yang ketika itu tiada orang di meja tersebut. Apabila pelayan datang saya pun memesan makanan yang saya mahu. Selepas beberapa ketika pelayan tersebut pergi datanglah pula seorang gadis muda berkulit cerah berjubah dan bertudung hitam gaya wanita Arab ke meja saya seraya bertanya,
“Tuan, boleh saya duduk di sini..? Kamu lihat, tempat-tempat di meja lain semua sudah penuh..”
“Oh, ok.. tak mengapa. Silakan duduk..” jawab saya agak terkejut dengan sapaan gadis itu. Perbualan kami dalam bahasa Inggeris.
Kemudian pelayan datang kepadanya dan dia hanya memesan ‘fresh orange’ untuk minuman. Apabila pelayan pergi saya memberanikan diri bertanya kepadanya dengan rasa pelik, “Kamu seorang diri sahaja? Dan kamu kelihatan bukan orang Malaysia, bukan?”
Dia mengangkat wajahnya dari telefon pintarnya ke arah saya lalu menjawab dengan tersenyum, “Oh saya dari Korea Selatan, dan saya ingin ke rumah seorang kawan..”
“Oh Korea Selatan.. sekarang negara itu sedang ‘famous’ dengan tarian Gangnam Style..” jawab saya spontan bersahaja sambil tersenyum dan menganguk-angguk sendirian tatkala mata gadis itu kembali ke telefon pintarnya sambil menggerak-gerakkan jarinya di atas skrin sesentuh dan kadangkala dia juga tersenyum seorang diri melayan sesuatu dari telefon pintarnya.
“Gangnam Style..? Apa yang kamu tahu tentangnya.. ia tarian yang dilaknat Tuhan. Saya menganggapnya diilhamkan oleh Iblis kepada artis itu.” jawabnya dengan nada yang tegas dan berani.
“Oh ok ok, minta maaf..saya tak bermaksud menyinggung perasaan kamu..” jawab saya serta-merta.
Perbualan terhenti seketika beberapa lama. Selepas kira-kira 15-20 minit pelayan kembali datang dengan membawa pesanan saya dan minuman gadis itu.
“Kamu mahu tahu apa yang saya tahu tentang Gangnam?” tanya gadis kembali itu kepada saya.
“Jika kamu berminat untuk bercerita kepada saya, saya akan mendengarnya…” jawab saya dengan tenang sambil mula menghirup jus tembikai susu yang saya pesan.
“Ok sekejap beberapa minit, selepas saya membalas mesej-mesej ini..” jawabnya sambil jari-jemarinya ligat bermain di dada skrin telefon pintarnya.
Saya hanya mengangguk-angguk sambil mengangkat kening dan mula menyuap makanan dengan sudu ke dalam mulut walaupun saya sedar bahawa memakan dengan menggunakan tangan itu lebih menepati Sunnah Rasulullah SAW.
“Baik, sekarang saya akan bercerita tentangnya.. ia sesuatu yang menarik tetapi pelik dan menakutkan.” kata gadis itu kembali.
“Ok, seakan-akan ada satu perkara besar yang kamu ingin sampaikan kepada saya.” jawab saya kembali sambil mulut mengunyah nasi.
Kemudian dia diam kira-kira sepuluh saat, mengambil nafas lalu memulakan ceritanya kepada saya,
“Di Gangnam ada satu pertandingan pelik yang diadakan untuk gadis-gadis muda untuk menjadi perempuan-perempuan simpanan bagi orang-orang kaya dan para jutawan. Kebanyakan gadis muda yang menyertai pertandingan tersebut adalah mereka yang ingin mencuba nasib apabila gagal mendapat tempat dalam pekerjaan atau terlalu teruja untuk menikmati hidup mewah bersama orang-orang kaya… mereka dijanjikan dengan hadiah yang sangat lumayan, kereta mewah, jet peribadi dan rumah besar seperti istana dengan kolam renang jika memenangi pertandingan tersebut.”
Kemudian dia diam lagi… kali ini dia pula meminum minuman ‘fresh orange’.. dia diam dengan agak lama tanpa berkata apa-apa.
“Ok, kemudian..?” tukas saya lagi ingin tahu.
“Oh, ia sesuatu yang amat dahsyat dan keji dan saya hampir tidak mahu menceritakannya kepada kamu. Tapi saya akan cuba ceritakannya juga agar kamu dapat tahu apa kisah benar yang berlaku..” sambungnya lagi.
“Iya, sila sambung lagi… saya memang ingin tahu tentangnya.” balas saya lagi.
“Ok… Pertandingan itu, untuk sampai ke tempat pertandingan tersebut, para peserta yang terdiri daripada perempuan-perempuan muda yang cantik masing-masing dikehendaki menunggung seekor kuda kira-kira 500 meter dari tempat para peserta berkumpul ke tempat pertandingan yang merupakan sebuah istana besar dan mewah milik seorang jutawan di Gangnam. Kamu bayangkan, mereka semuanya menunggang kuda dengan memakai kasut tumit tinggi, baju jarang dan skirt singkat yang seksi sambil diiringi pihak penganjur pertandingan dengan helikopter..”
“Setelah sampai di sana mereka disambut oleh pihak penganjur di istana itu dan dibahagikan kepada dua kumpulan. Setiap kumpulan akan melalui dua laluan yang berbeza. Pertandingannya ialah laluan berhalangan untuk sampai ke destinasi yang terakhir. Ia seperti pertandingan dalam rancangan ‘Wipe Out’ di dalam TV jika kamu pernah melihatnya. Setelah sampai di destinasi terakhir pula, para peserta yang berjaya dari dua kumpulan itu akan bertarung pula sesama sendiri. Jika pihak lawan tewas maka peserta yang masih bertahan akan dianggap sebagai pemenang dan mendapat wang bernilai jutaan USD. Laluan berhalangan itu sangat berbahaya, namun para peserta hanya melakukannya dengan memakai kasut tumit tinggi dan pakaian seksi mereka sambil disaksikan dan disorak oleh para jutawan yang melihat aksi-aksi mereka tersebut dari sebuah ruang balkoni bilik mewah di istana tersebut. Saya tidak pasti ianya dirakam ataupun tidak.”
Terus-terang, ia adalah pertandingan membunuh diri yang paling gila…”
“Ok, kemudian.. apa yang berlaku?” tanya saya mencelah dengan rasa teruja.
“Satu ketika di salah satu trek, para peserta dikehendaki memanjat palang-palang besi untuk melintasi salah sebuah menara di istana tersebut, palang tersebut sangat tinggi dan di bawahnya ada kolam renang. Di satu sudut yang lain, para jutawan pula menyaksikan aksi-aksi peserta dari dalam sebuah bilik mewah sambil menikmati hidangan dan minuman arak yang mahal bersama gadis-gadis mereka.”
“Ramai perserta ketika itu yang terjatuh ke bawah ketika cuba memanjat palang-palang besi tersebut. Ada yang terhempas ke lantai dan kepalanya pecah. Ada yang patah tangan dan kaki. Ada yang pecah badannya. Kolam renang tersebut penuh dengan darah dan ada yang mati lemas ketika jatuh ke dalamnya setelah gagal untuk berenang keluar dari kolam renang yang dalam tersebut. Mereka semua para gadis yang tidak berupaya dan mereka sangat kasihan.”
“Yang lebih keji daripada itu, mereka yang tercedera ketika itu langsung tidak dibantu.. malah dibiarkan sahaja untuk disorak dan ditertawakan oleh para jutawan yang melihat mereka sepanjang pertandingan. Akhirnya apa yang saya tahu, hanya dua orang gadis sahaja yang berjaya melepasi laluan itu daripada keseluruhan 30 orang gadis yang menyertainya… saya dikhabarkan walaupun dua gadis itu akhirnya berjaya, mereka kini hidup dengan trauma dan penuh ketakutan di sisi para jutawan gila tersebut. Mereka kini hidup seperti hamba di dalam istana zaman purba. Tiada tamadun dan tiada akhlak… hanya menjadi hamba suruhan lelaki-lelaki kaya yang merantai hidup mereka sahaja. Lebih malang lagi gadis-gadis yang sudah terjerumus ke sana tidak boleh lari daripada golongan kaya gila itu. Jika cuba untuk lari kemungkinan mereka akan dibunuh.”
Sampai di sini tiba-tiba gadis itu sebak… wajahnya berubah dan air matanya serta-merta mengalir laju dan menangis teresak-esak.
Saya sudah tentu sangat terkejut dengan perubahannya secara tiba-tiba itu, dan cuba memujuknya,
“Hey, please don’t cry here… people will look to us. Please calm down. I’m sorry so much to make you telling me this story…” kata saya kepadanya perlahan dengan suara hampir berbisik.
Namun saya membiarkannya dengan keadaannya itu untuk beberapa ketika. Kemudian saya berkata kepadanya, “Saya tak tahu apa sebenarnya yang membuatkan kamu menangis, tapi saya minta maaf banyak-banyak kerana disebabkan saya kamu menangis. Sebenarnya saya sangat terkejut mendengar cerita kamu. Ia sesuatu yang sangat dahsyat yang belum pernah saya mendengarnya sebelum ini..”
Ia ok… ia ok… ia ok… (sambil mengesat air matanya dengan sapu tangan miliknya)… maafkan saya kerana tiba-tiba bersikap pelik tadi. Kamu tahu, salah seorang gadis yang mati kerana pecah badannya ketika jatuh di pinggir lantai kolam renang itu ialah adik perempuan saya sendiri… Ibu saya membunuh diri kerananya dan bapa saya menjadi gila. Setelah ibu saya membunuh diri bapa saya sakit selama berbulan-bulan lalu akhirnya meninggal dunia.”
Pada waktu ini dia kembali diam beberapa minit… saya pula tergumam dan tidak terkata apa-apa… setelah itu dia menarik nafasnya dalam-dalam lalu menyambung kembali kisahnya,
“Ibu-bapa saya hanya memiliki dua orang anak perempuan dan adik saya sudah menjadi mangsa kepada nafsu gila orang-orang kaya Korea.”
“Sejurus selepas tamat pertandingan tersebut, saya dihubungi seorang wanita yang memberitahu bahawa adik saya telah pengsan dan cedera parah kerana kemalangan dan saya dikehendaki ke hospital untuk melihatnya. Wanita itu menyatakan dia mendapat nombor telefon saya daripada adik saya. Apabila saya dan ibu-bapa saya tiba ke hospital, kami dikhabarkan adik saya telahpun meninggal dunia. Saya memarahi wanita tersebut dan mendesaknya bertubi-tubi untuk menceritakan kisah sebenar kepada saya… dan akhirnya selepas beberapa hari dia menceritakan keseluruhan kisah ini kepada saya. Setelah tahu kisah sebenar, kami sekeluarga meraung dan menangis macam orang gila kerana tidak pernah menyangka adik saya sanggup menyertai pertandingan gila tersebut hanya untuk hidup mewah sebagai gadis simpanan orang-orang kaya. Namun wanita itu berkata ia adalah pilihan adik saya sendiri.”
“Beberapa minggu kemudian ibu saya membunuh diri pada satu malam dengan menelan aspirin sebanyak 200 biji. Keesokan harinya ibu saya koma dan apabila saya dan bapa menghantarnya ke hospital, pada malam harinya dia meninggal dunia. Bapa saya pula selepas itu sakit jiwa sebelum mengalami sakit tenat yang membawanya meninggal dunia. Saya pula hidup tidak menentu dan mujurlah masih mempunyai seorang sahabat wanita beragama Islam yang terus berjuang agar saya dapat meneruskan kehidupan dengan tabah. Berulang-ulang kali dia mengingatkan kepada saya bahawa kehidupan ini adalah anugerah Tuhan dan orang yang beriman tidak akan berputus asa.”
“Dan kerana itu saya melihat kamu kini sebagai seorang Muslimah..?” saya mencelah ceritanya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Tuhan. Sahabat saya itu telah membawa saya berjumpa dengan seorang imam di bandar Seoul untuk memulihkan semangat hidup saya. Imam itu mula bercerita kepada saya tentang Allah, Islam dan Nabi Muhammad. Saya menerima segala ajarannya dengan lapang hati seakan-akan ia satu-satunya pilihan yang ada. Benar, Islam adalah satu cahaya yang sangat terang seperti matahari dan mendamaikan seperti bulan purnama yang kembali menyuluh seluruh hidup saya dan saya terus berubah kepada agama ini tanpa ragu-ragu. Dan kamu tahu tak, jiwa saya berasa sangat-sangat tenang dan damai ketika mendengar ayat-ayat Al-Quran yang berkumandang di ibu pejabat markaz Islam di bandar Seoul. Imam itu salah seorang ahli pengurusnya. Saya tidak pernah mendengar muzik-muzik yang sangat indah seperti ayat-ayat Al-Quran sebelum ini dalam hidup saya.”
Kini suara gadis itu kembali gagah seraya berkata, “Alhamdulillah, saya bersyukur kerana diselamatkan Tuhan dan kembali dihidupkan semula sebagai seorang Islam setelah saya kehilangan segala-galanya akibat kekeringan jiwa masyarakat dunia terutama masyarakat Korea yang hidup sesat tanpa agama. Mereka semua telah sesat tanpa panduan hidup yang benar daripada Tuhan.”
Setelah itu dia diam dan meminum minumannya…
“Kisah kamu amat menarik tetapi menakutkan. Adakah kamu sudah mengambil tindakan undang-undang bagi pihak adik kamu, atau melaporkannya kepada media atau berbuat sesuatu?” ujar saya kembali kepadanya.
“Lupakan sahajalah, saya sudah melaporkannya kepada pihak polis, sudah menceritakannya kepada beberapa orang wartawan dan melaporkannya secara bersumpah kepada beberapa orang peguam. Pihak polis enggan melakukan pendakwaan kerana tiada bukti-bukti yang kukuh mengenainya. Tiada video dan tiada saksi-saksi lain yang mahu tampil kepada pihak berkuasa selain saya. Mungkin ada namun ia tidak memadai. Wanita yang membawa adik saya ke hospital itu juga sudah menghilangkan diri. Saya cuba menghubungi nombor telefon bimbitnya berali-kali namun dia tidak dapat dihubungi. Kali terakhir saya mendengar tentangnya melalui seorang peguam yang mendapat khabarnya daripada seorang detektif polis ialah dia sudah meninggal dunia akibat kemalangan. Para peguam lain dan wartawan yang saya ceritakan kisah ini kepada mereka kesemuanya telah diugut untuk tidak mendedahkannya kepada umum. Mungkin begitu juga yang terjadi kepada mangsa-mangsa yang lain. Laporan polis di sana pula menyatakan gadis-gadis yang meninggal dunia akibat cedera parah itu adalah kerana rabung palang-palang besi di istana itu roboh ke bawah ketika mereka semua sedang berada di atasnya kerana ketika pihak polis sampai di sana palang-palang besi itu sudah pun dirobohkan. Manakala mangsa-mangsa yang masih hidup setelah kecederaan masih mengalami trauma yang dahsyat dan ada yang cacat seumur hidup walaupun mereka mendapat bayaran ganti rugi insurans yang banyak. Apa yang saya tahu mereka semuanya diugut akan dibunuh jika mendedahkan peristiwa sebenar kepada pihak polis. Yang pasti di sana wujud monster-monster besar yang menutupi kes ini termasuk menteri-menteri kerajaan… ia berkaitan dengan wang dan kuasa. Dan sudah tentu kamu tahu apa yang wang dan kuasa boleh buat pada kita.” jawabnya lagi dengan panjang lebar yang sarat dengan hujah.
“Oh, ok… ianya sesuatu yang gila pernah saya dengar. Jadi sekarang berapa umur kamu dan mengapa kamu berada di Malaysia? Dan… apa yang kamu sedang buat di Malaysia sekarang? Dan lagi… bilakah peristiwa sedih itu berlaku?” tanya saya bertubi-tubi kepadanya dengan rasa ingin lebih tahu.
“Kamu agak saya berumur berapa…?”
“Saya tidak mahu mengagak dan saya tidak tahu berapa umur kamu.”
“Kisah sedih itu hanya berlaku pada tahun lepas, dan saya tidak mahu sebut apa bulan dan harinya. Cukuplah kamu tahu ia berlaku pada tahun lepas. Kini saya berumur 29 tahun dan saya di berada di Malaysia kerana ingin cuba mendaftar kursus bahasa Arab di ******* University dengan sahabat wanita Muslimah saya dari Korea itu. Tadi saya bertemu-janji dengannya untuk bertemu di sini. Kami rakan serumah dan dia tadi menziarahi rakan kami orang Malaysia di kawasan ini. Saya sampai ke sini lewat sedikit dengan teksi.” jawabnya berterus-terang dengan nada jujur.
“Oh, kamu sungguh berani. Di Malaysia tidak ramai wanita yang berani naik teksi seorang diri pada waktu malam. Terima kasih kerana menceritakan kisah ini kepada saya.. saya amat menghargainya dan mudah-mudahan suatu hari Allah akan membalas dendam untuk kamu dan mangsa-mangsa lain yang telah teraniaya…” kata saya lagi kepadanya sambil mengangguk-angguk.
“Sudah tentu…! Suatu hari nanti semua orang dan dunia akan tahu mengenai kejahatan tersembunyi di bandar Gangnam yang dilaknat itu!” tukasnya dengan nada yang keras.
“Kamu ingat artis yang mecipta lagu Gangnam gila itu menyukai cara hidup bandar Gangnam..? Saya rasa dia amat sinis tentangnya dan dia pernah berasa tertekan dengan cara hidup di sana.. namun kini dia sudah menjadi sebahagian daripada mereka. Semoga Tuhan melaknat mereka semua. Saya menyerahkan kepada Tuhan untuk membalas segala kejahatan mereka.”
“Whoa… kamu nampaknya sangat marah dengan Gangnam…” balas saya sambil mengangkat kedua-dua kening dan menyedut jus tembikai susu yang masih berbaki menggunakan straw.
“Oh, jangan kamu berpura-pura seperti tiada perasaan dan tidak mempunyai perikemanusiaan..” balasnya pantas kepada saya.
“Tidak, tidak… saya benar-benar terkejut dan simpati dengan kisah kamu. Bahkan di sebalik itu, saya dapat melihat kamu seorang yang tabah, kuat dan berani.” balas saya kembali untuk menenangkannya.
“Oh ya, adakah kamu datang sini dengan biaya sendiri? Bagaimana dengan suami kamu dan kerjaya kamu di Korea?” tanya saya kepadanya dengan meneka-neka.
“Hahaha, saya masih belum bersuami dan saya telah menjual segala apa yang saya ada di Korea untuk datang ke sini. Saya mahu belajar bahasa Arab di sini dan merancang mahu ke Mesir atau ke Islamic Center di Chicago selepas ini untuk belajar lebih banyak tentang Islam di sana. Kamu juga tahu, Timur Tengah kini tidak stabil dan saya masih ragu-ragu untuk ke Timur Tengah. Imam yang mengislamkan saya itu pernah memberitahu saya bahawa dahulunya dia belajar bahasa Arab dan agama Islam di Syria di sebuah universiti yang namanya An-Nur.” jawabnya dengan reaksi yang kembali ceria sambil tersenyum.
“Oh dulu saya juga pernah belajar di Syria, dan universiti itu namanya Universiti Abu Nur.” jawab saya.
“Oh benarkah? Ceritakan kepada saya tentang Syria… saya bertuah bertemu dengan kamu.” tukasnya teruja dengan muka yang sangat gembira.
Sesampainya di sini perbualan kami mula bertukar topik kepada isu Syria dan pergolakan di Timur Tengah serta topik-topik lain yang sudah tiada kena-mengena dengan Gangnam. Saya juga bercerita sedikit sebanyak tentang latar belakang diri saya kepadanya sebagai membalas kisah hidupnya yang telah dia ceritakan kepada saya.
Lama juga kami bersembang sejak jam 9.00 malam tadi. Kira-kira jam 10.30 malam rakan gadis itu datang ke kawasan kedai tersebut dan gadis itu meminta izin untuk pergi. Dia membayar segala pesanan makanan saya dan memperkenalkan dirinya sebagai Sofiyyah dan rakannya bernama Nadiah. Katanya nama mereka berdua diberikan oleh imam yang mengislamkan mereka di bandar Seoul merangkap guru murabbi mereka di Korea Selatan. Saya pula beruntung kerana makan malam saya ada orang belanja.
Kedua-dua mereka pernah lahir sebagai manusia yang tidak pernah menganut sebarang agama di Korea namun kini Allah telah memuliakan mereka dengan agama Islam yang suci. Saya tidak tahu sejauh mana kebenaran cerita Sofiyyah tentang kisah yang berlaku kepada adiknya di Gangnam. Kebenaran kisah tersebut saya serahkannya bulat-bulat kepada Allah. Namun saya berminat untuk kongsikan kisah ini kepada para pembaca agar para pembaca dapat membuat penilaian sendiri. Kisah tersebut mungkin benar dan mungkin tidak benar. Namun, di sebalik kisah yang saya pindahkan daripada Sofiyyah ini, dapatlah kita mengetahui sesuatu dan menjadikannya sebagai pengajaran.
Apa yang saya suka kongsi satu iktibarnya ialah, saya melihat betapa Sofiyyah amat bersyukur dan menghargai nikmat Islam yang dikurniakan Allah kepadanya. Dia sanggup meninggalkan negerinya dan menjual segala hartanya demi mempelajari bahasa Arab di bumi Malaysia bagi memahami Al-Quran, malah dia bercita-cita untuk terus mengembara bagi mempelajari ilmu-ilmu Islam dan menjadi seorang pendakwah Muslimah di negara Korea untuk Islamkan lebih ramai penduduk Korea. Dia seorang yang amat berani, tabah dan cekal. Lihat saja, bagaimana dia seorang diri berani menyapa seorang lelaki asing seperti saya di awal kisah tadi. Apa yang saya lihat padanya, tiada sebarang ketakutan di dalam dirinya dan harapan hidupnya telah seratus-peratus diserahkan kepada Allah. Dia telah menjual seluruh jiwa dan raganya hanya kepada Allah semata-mata. Di sebalik kekuatan dirinya sekarang, saya juga yakin di belakangnya ada seorang murabbi mursyid yang hebat, iaitu sang imam yang telah mengislamkannya. Biasanya di sebalik orang-orang yang hebat, di belakang mereka sudah tentu ada para pendidik yang jauh lebih hebat lagi. Di dalam hati saya berkata sudah tentu peribadi sang imam itu lebih hebat lagi kerana berjaya membaiki diri Sofiyyah menjadi lebih kuat sepertimana sekarang. Ia bukanlah sesuatu yang mudah untuk memulihkan, mendidik dan membangunkan jiwa manusia yang sudah rosak teruk seperti Sofiyyah dan menjadikannya seorang srikandi yang gagah perkasa jiwanya.
Sepanjang berjalan kaki pulang ke rumah, saya banyak tertanya-tanya di dalam hati betapa kita ini begitu leka dan tidak bersyukur dengan nikmat beragama Islam yang telah Allah anugerahkan kepada kita sejak kita dilahirkan ke alam dunia.
Di dalam hati saya sepanjang pulang, “Allahu Rabbi…. alhmdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah.” Sambil kaki saya sekali-sekala menyepak batu-batu kecil di jalanan dan kedua-dua tangan dimasukkan ke dalam poket jubah putih kiri dan kanan seraya muka menunduk ke arah tanah…
Sehingga saat ini saya masih tetap berfikir sendirian, kisah Sofiyyah ini ialah apa yang saya dengar berlaku di negara Korea yang maju.. bagaimana pula dengan kisah-kisah gelap seperti kisah gadis-gadis Melayu Islam yang menjadi pelacur kelas atasan di negara kita. Sudah tentu banyak juga kisah-kisah gelap yang tidak pernah kita dengar tentang mereka. Sebelum ini saya pernah juga mendengar mengenai kisah-kisah kongsi gelap di negara kita yang dilindungi oleh orang-orang besar.
Allahu Allah, betapa teruknya manusia menjadi hamba wang dan kuasa pada zaman ini… Ya Allah, selamatkanlah kami di dunia dan di akhirat…
[Kisah benar ini selesai ditulis semula pada: hari Ahad, 07 Oktober 2012, 10.55 AM]
-yk-

copas dari http://www.myberita.com/kisah-benar-secebis-cerita-duka-dari-gangnam/